Banyaknya Harta Bukanlah Ukuran Kekayaan

Menurut detikfinace, untuk menjadikan seseorang termasuk jajaran orang kaya itu adalah
Share:

Apa itu Rizqi

Rizki ibarat pohon yang ada buah yg berjatuhan dan ada buah yg bergelantungan.
Yang bisa dinikmatin oleh semua makhluk.

Buah yg berjatuhan itu adalah rizqi mutlak.
Seperti ada tetangga yg tiba2 memberikan makanan kepada kita. Atau mendapatkan harta Warisan dsb.

Buah yg bergelantungan itu adalah rizqi ikhtiar.
Caranya anda harus punya Tangga.
Tangganya adalah Ilmu.

Contoh: Mc Donald, dll yg punya banyak perusahaan itu karena mereka punya ilmunya.

Oleh karenanya orang-orang yahudi/orang-orang kafir lainnya itu bisa banyak perusahaannya karena mereka bisa memetik buah itu dengan ilmunya.

Cuma bedanya Rizqi seorang Muslim dengan Rizqi seorang Kafir adalah Berkahnya.

karena sesuai firman allah/hadist ambillah yg baik2/halal dan juga toyyib/berkualitas.

sedangkan orang kafir itu dimakan aja semuanya, yang baik maupun yg buruk/haram dan juga yang busuk/jelek2 ia ambil semuanya.

Yang baik/halal itu misalkan Madu/Kurma
Yang buruk/haram itu misalkan Khamr/Miras

Yang toyyib itu misalkan Buah yang bagus
Yang jelek2 itu misalkan buah yg ada ulatnya.
Share:

Perubahan Kebiasaan Riba Menjadi Shadaqah


Entah ini Kikir atau sebuah perubahan yang baik, karena banyak dari seluruh penduduk Bumi ini khususnya yang amat disayangkan di Wilayah Indonesia. Yang beragama Islam juga tidak sedikit yang bertransaksi Riba, baik itu peminjam atau pemberi pinjaman itu sama-sama berdosa.

Saya secara pribadi ingin mengajak Masyarakat Indonesia untuk tidak melakukan transaksi Riba baik itu pemberi pinjaman ataupun peminjam.

Terkadang ada saja orang yang belum tahu kalau peminjam itu berdosa, yang ia tahu hanyalah rentenir dsb saja yang berdosa.

Mungkin karena yang ia ketahui hanya didalam Al-Qur'an saja yang menjelaskan Dosa/Siksa Riba hanya bagi pemakan riba,  sedangkan hadist yang memperjelas bahwa "semua sama saja" itu mungkin masih ada saudara kita yang belum tahu.

Dalil dari Al-Qur'an : Peringatan bagi pemakan Riba.
QS.Al-Baqarah Ayat 275

الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا إِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبَا ۗ وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا ۚ فَمَنْ جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّهِ فَانْتَهَىٰ فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ ۖ وَمَنْ عَادَ فَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ


Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

Dalil dari Hadist yang memperjelas.
Hadits Muslim Nomor 2995

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَعُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالُوا حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ آكِلَ الرِّبَا وَمُؤْكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Shabah] dan [Zuhair bin Harb] dan [Utsman bin Abu Syaibah] mereka berkata; telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Abu Az Zubair] dari [Jabir] dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaknat pemakan riba, orang yang menyuruh makan riba, juru tulisnya dan saksi-saksinya." Dia berkata, "Mereka semua sama."


Marilah untuk itu kita sama-sama mengganti kebiasaan memberi Riba dengan kebiasaan memberi Shadaqah.

Sebetulnya sih Shadaqah itu umumnya seikhlashnya, walaupun lebih banyak maka lebih baik tapi dengan hati yang ikhlas.

Tapi disini saya ingin menyarankan/usulan dari kebiasaan memberi Riba misalkan 15% dari total pinjaman menjadi 15% dari total tabungan.

Atau seperti Pinjaman Koperasi Mingguan yang Ribanya berkisar 16,8% dari total pinjaman.
Misalkan pinjam Rp.1.000.000 uang yang dipinjamkannya menjadi Rp.950.000 karna ada biaya Administrasi Rp.43.500 dan simpanan sebesar 6500 tiap kali meminjam uang yang apabila Anda lunas dan tidak meminjam lagi maka Simpanan itu bisa diambil. Katakanlah Biaya Administrasinya Rp.50.000 yg menurut saya pribadi itu sudah termasuk memberi Riba 50.000 diawal transaksi peminjaman hutang.

Berikut adalah Tabel Kebiasaan Memberi Riba
Pembayarannya perminggu :
Permgg|Bayar hutang |Memberi Riba|Bayar
1.           |Rp.95.000        |Rp.25.000        |Rp.120Rb
2.           |Rp.95.000        |Rp.15.000        |Rp.110Rb
3.           |Rp.95.000        |Rp.15.000        |Rp.110Rb
4.           |Rp.95.000        |Rp.15.000        |Rp.110Rb
5.           |Rp.95.000        |Rp.15.000        |Rp.110Rb
6.           |Rp.95.000        |Rp.15.000        |Rp.110Rb
7.           |Rp.95.000        |Rp.15.000        |Rp.110Rb
8.           |Rp.95.000        |Rp.15.000        |Rp.110Rb
9.           |Rp.95.000        |Rp.15.000        |Rp.110Rb
10.         |Rp.95.000        |Rp.15.000        |Rp.110Rb
Total     |Rp.950.000     |Rp.160.000     |Rp.1,11Jt

Gantilah Kebiasaan Menjadi Memberi Shadaqah
Pemberiannya Tiap Hari Jum'at/Bebas :
Permgg|Menabung      |Shadaqah       |Tabungan
1.           |Rp.95.000        |Rp.25.000        |Rp.120Rb
2.           |Rp.95.000        |Rp.15.000        |Rp.110Rb
3.           |Rp.95.000        |Rp.15.000        |Rp.110Rb
4.           |Rp.95.000        |Rp.15.000        |Rp.110Rb
5.           |Rp.95.000        |Rp.15.000        |Rp.110Rb
6.           |Rp.95.000        |Rp.15.000        |Rp.110Rb
7.           |Rp.95.000        |Rp.15.000        |Rp.110Rb
8.           |Rp.95.000        |Rp.15.000        |Rp.110Rb
9.           |Rp.95.000        |Rp.15.000        |Rp.110Rb
10.         |Rp.95.000        |Rp.15.000        |Rp.110Rb
Total     |Rp.950.000     |Rp.160.000     |Rp.1,11Jt

Atau singkatnya :
Total bayar|rumus|Total Riba/Shadaqah
     Rp.1,11jt÷6,9375=Rp.160.000 selama 10 mgg
 Rp.111.000÷6,9375=Rp.16.000/minggu

Angka 6,9375 bukanlah 6,9375% yg Anda Shadaqahkan akan tetapi 16,8%.

Jika Anda mampu menabung perminggu, misal: Rp.200.000 maka gunakan rumus dibawah ini.

Rumus Ta+Sha× di baca Tasho
(Tabungan÷6,9375=Shadaqah)
Contoh: Rp.200.000÷6,9375=Rp.28.828 atau dibulatkan menjadi Rp.30.000.

Untuk karyawan yg digaji perbulan.
Caranya berapa uang yang sanggup Anda simpan perbulan÷6,9375=Shadaqah/bulan atau jika ingin bershadaqah setiap perminggu. Cukup jumlah Shadaqah/bulan÷30×7=Shadaqah/minggu.

Begitulah Prinsipnya merubah kebiasaan memberi Riba menjadi memberi Shadaqah kepada yang lebih membutuhkan bukan kepada Rentenir/Koperasi dll yang diharamkan oleh Allah S.W.T.

Mungkin jumlah uang yang di Shadaqahkan terbilang sedikit, atau mungkin juga terbilang Kikir karena pakai sistem segala misalnya, tapi bukankah zakat mal saja 2,5% dari total harta setelah mencapai nishab, sedangkan ini 16,8% dari total tabungan Anda yang biasanya Anda berikan kepada rentenir dsb, karena telah meminjam uang kepadanya.

Entah apapun itu yang pasti menurut saya itu adalah suatu perubahan yang baik, yang apabila Anda meninggalkan Riba lalu menabung dan memberi Shadaqah itu adalah perbuatan yg lebih terpuji. Walaupun sebetulnya lebih banyak bershadaqah dan sedikit menabung itu lebih baik.

Tapi mampukah Anda melakukannya ?
Jika mampu maka lakukan !

Jika Anda belum mampu, bukankah 16,8% dari total tabungan lebih baik Anda berikan kepada yang lebih membutuhkan ketimbang kepada Rentenir dsb. Takutlah pada Allah dan gantilah kebiasaan memberi riba menjadi memberi shadaqah. Yang mana Allah akan menghancurkan Riba dan menyuburkan Shadaqah.

Dalil-dalil tentang Riba dan Shadaqah.
"Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa.” (QS. Al-Baqarah: 276)

Dalam riwayat Al-Hakim disebutkan,

الرِبَا ثَلاَثَةٌ وَسَبْعُوْنَ بَابًا أيْسَرُهَا مِثْلُ أَنْ يَنْكِحَ الرُّجُلُ أُمَّهُ وَإِنْ أَرْبَى الرِّبَا عِرْضُ الرَّجُلِ الْمُسْلِمِ

“Riba itu ada 73 pintu (dosa). Yang paling ringan adalah semisal dosa seseorang yang menzinai ibu kandungnya sendiri.” (HR. Al-Hakim, 2: 37. Al-Hakim mengatakan bahwa hadits ini sesuai syarat syaikhain –Bukhari dan Muslim-. Hal ini disepakati oleh Adz-Dzahabi. Al-Bushiri mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih, demikian disebutkan dalam tahqiq Sunan Ibnu Majah oleh Al-Hafizh Abu Thahir).

Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا ظَهَرَ الزِّناَ وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ فَقَدْ أَحَلُّوْا بِأَنْفُسِهِمْ عَذَابَ اللهِ

“Apabila telah marak perzinaan dan praktek ribawi di suatu negeri, maka sungguh penduduk negeri tersebut telah menghalalkan diri mereka untuk diadzab oleh Allah.” (HR. Al-Hakim. Beliau mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Imam Adz-Dzahabi mengatakan, hadits ini shahih. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan lighoirihi sebagaimana disebut dalam Shahih At-Targhib wa Tarhib, no. 1859)

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَتَصَدَّقُ أَحَدٌ بِتَمْرَةٍ مِنْ كَسْبٍ طَيِّبٍ إِلاَّ أَخَذَهَا اللَّهُ بِيَمِينِهِ فَيُرَبِّيهَا كَمَا يُرَبِّى أَحَدُكُمْ فَلُوَّهُ أَوْ قَلُوْصَهُ حَتَّى تَكُوْنَ مِثْلَ الْجَبَلِ أَوْ أَعْظَمَ

“Tidaklah seseorang bersedekah dengan sebutir kurma dari hasil kerjanya yang halal melainkan Allah akan mengambil sedekah tersebut dengan tangan kanan-Nya lalu Dia membesarkannya sebagaimana ia membesarkan anak kuda atau anak unta betinanya hingga sampai semisal gunung atau lebih besar dari itu.” (HR. Muslim, no. 1014).

Insya Allah rezeki Anda akan mengalir lebih deras. Amiiin

Dan menurut saya yang namanya kikir adalah kikir terhadap kebutuhan diri sendiri dan tidak menafkahi keluarga, tidak membayar zakat mal setelah mencapai nishab, tidak membayar zakat fitrah, tidak berqurban, tidak melaksanakan Umroh & Haji padahal ia mampu dan enggan bersedekah.

Jika Anda tidak mampu menabung, lantas kenapa Anda mampu membayar hutang Anda kepada Rentenir misalnya selama perhari/perminggu/perbulan ?
Ditambah lagi Anda memberi Riba kepada pemberi pinjaman tersebut ?

Jika Anda mampu membayar hutang+memberi Riba, itu artinya Anda mampu menabung+memberi Shadaqah kepada yang lebih membutuhkan, bukankah itu lebih Mulia dihadapan Allah S.W.T.

Dan jika Anda benar-benar tidak mampu menabung, maka bershadaqahlah semampunya dan janganlah sekali-kali berhutang yang mengandung Riba didalamnya.

Share:

Buya Yahya Angkat Bicara Soal Bendera Tauhid (HTI) yang Dibakar

      Credit by : https://m.timesindonesia.co.id

Pembakaran Bendera Tauhid (HTI) terjadi dalam Perayaan Hari Santri Nasional di Kabupaten Garut pada Hari Senin, 22 Oktober 2018.

Video aksi pembakaran menyebar dengan cepat melalui media sosial sehingga memicu amarah Netizen, dan seluruh Umat Islam khususnya Umat Islam yang berada di Wilayah Indonesia karena dianggap melecehkan kalimat Tauhid.


Bendera berlafadz kalimat Tauhid yang dibakar oleh Oknum Banser di Kabupaten Garut adalah Bendera Organisasi Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI.

Buya Yahya angkat bicara yuk simak Videonya !



Jika kalian melihat bendera-bendera Hitam, tetaplah kalian ditempat kalian berada, jangan beranjak dan jangan menggerakkan tangan dan kaki kalian (artinya tetap tenang, jangan menyambut seruan mereka, jangan larut dalam euforia mendukung pasukan itu)" (Ali bin Abi Thalib karrammallahu wajhah)


Imam Ali bin Abi Thalib, murid setia Rasulullah saw, yang mana tentangnya Rasul saw telah sabdakan bahwa: Ana Madinatul ilmi wa 'Aliyyun Babuha (Aku adalah Kota ilmu dan Ali adalah Pintunya). Dan pada 1.400-an tahun yang silam, Imam Ali telah mengingatkan akan datangnya Gerombolan Bengis ISIS, Al Nusro, dan yang sejenisnya, yang akan mengibarkan Panji-Panji Hitam yang menyerupai Panji-Panji Hitam Imam Mahdi.


Ucapan beliau terekam dalam literatur Hadits Ahlus Sunnah wal Jama'ah, yakni dalam kitab Kanzul Ummal yang dihimpun oleh Ulama Besar Ahlus Sunnah yang bernama Al Muttaqi Al Hindi pada riwayat nomer 31.530, Imam Ali berkata :


"Jika kalian melihat bendera-bendera Hitam, tetaplah kalian di tempat kalian berada, jangan beranjak dan jangan menggerakkan tangan dan kaki kalian (artinya tetap tenang, jangan menyambut seruan mereka, jangan larut dalam euforia mendukung pasukan itu), kemudian akan muncul kaum lemah (lemah akal sehat dan imannya), tiada yang peduli pada mereka, hati mereka seperti besi (hati keras membatu jauh dari cahaya hidayah), mereka akan mengaku sebagai Ashabul Daulah (pemilik Negara, saat ini ISIS telah mengumumkan berdirinya Daulah Islam di Iraq dan Syam), mereka tidak pernah menepati janji, mereka berdakwah pada Al Haq (kebenaran) tapi mereka bukan Ahlul Haq (pemegang kebenaran), namanya dari sebuah julukan, marganya dari nama daerah, rambut mereka tak pernah dicukur, panjang seperti rambut perempuan, jangan bertindak apapun sampai nanti terjadi perselisihan di antara mereka sendiri, kemudian Allah mendatangkan kebenaran kepada siapa yang dikehendaki-Nya."


Namanya adalah julukan = Nama yang diawali dengan kata "Abu"


Marganya dari nama daerah = Al-Baghdadi merujuk kepada ibu kota Iraq saat ini, yakni Baghdad.

Share:

Inti dari Mengatur Keuangan Secara Singkat,Padat dan Jelas

      Credit by: http://ayodaftar3i.blogspot.com

Ilmu yang tepat atur keuangan yakni inti-intinya adalah tetap itu juga yakni bisa menabung seperti kata-kata dari Robert Kiyosaki.

Bukan berapa besar pendapatan, tetapi berapa besar uang yang dapat disimpan (diinvestasikan), berapa banyak uang tersebut dapat bekerja untuk Anda dan berapa banyak generasi yang dapat tercukupi dengan uang tersebut?
Robert Kiyosaki

Singkatnya adalah Bukan seberapa besar pendapatan, tapi seberapa besar yg kamu simpan(tabung)/investasi.

Baik hemat/boros intinya ya menabung/tidak ?
Menabung dalam jumlah kecil atau besar ?

Saya tidak menganjurkan Anda untuk berlaku boros karena pemboros-pemboros itu saudara-saudara syaithan. Dan kikir adalah salah satu sifat tercela seperti sifat-sifat Qarun.

Namun disini saya menjelaskan bahwa inti dari pembahasan ini adalah kemampuan untuk menabung bukan hemat atau boros. Dan disini saya mendefinisikan kata hemat yang itu artinya Cukup/pertengahan dari kata Kikir/Boros.
Seperti dalam dalam Firman Allah S.W.T

QS.Al-Furqan Ayat 67

وَالَّذِينَ إِذَا أَنْفَقُوا لَمْ يُسْرِفُوا وَلَمْ يَقْتُرُوا وَكَانَ بَيْنَ ذَٰلِكَ قَوَامًا
"Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian."

Jika yg hemat bisa menabung Rp.50.000/hari tanpa terpakai dalam sebulan pasti uang tabungannya Rp.1.500.000/bulan(30hari) dan tidak akan lebih/kurang dari itu.

Penghasilan si hemat Rp.100.000/hari
Menabung si hemat Rp.50.000/hari.

Catatan : Hanya menabung tanpa investasi dll, dan juga konsisten tidak terpakai tabungannya sedikitpun.

Jumlah uang tabungannyapun sama dengan si boros yang bisa menabung Rp.50.000/hari tanpa terpakai dalam sebulan pasti uang tabungannya sama, yaitu Rp.1.500.000/bulan(30hari).
Penghasilan si boros Rp.200.000/hari
Menabung si boros Rp.50.000/hari

Tentu saja akan lebih cepat bertambah kaya-nya orang yang konsisten menabung Rp.100.000/hari dalam sebulannya Rp.3.000.000 dari pada orang yg konsisten menabung Rp.50.000/hari dan sebulannya Rp.1.500.000 tanpa harus tahu berapa besar penghasilannya dan apakah dia hemat ataukah boros ?

Intinya Seberapa besar seseorang itu bisa menabung ?
Semakin besar menabung artinya semakin cepat seseorang itu menjadi kaya.

Dan juga Rp.200.000/hari (6jt/bln), (72jt/thn) tentu akan lebih cepat yang menabung Rp.500.000/hari (15jt/bln), (180jt/thn).

baca juga : Tabungan yang wajib di miliki
                     4 Hal Mustahil Anda Tidak Kaya
                     Berapa Sih Penghasilan Ideal ?
                     KONSEP PERSENTASE KEUANGAN

Itupun gak semua orang mampu menabung tanpa memakai uang tabungannya sedikitpun, kebanyakan pasti memakainya walaupun hanya sedikit. Parahnya lagi jika uang tabungannya habis terpakai, dan itupun gak sedikit orang yang melakukannya.

Udah menabungnya sedikit, habis pula uang tabungannya. Mending-mending kalau Konsisten menabungnya, ya minimal konsisten bisa menabung dalam 1 bulan tanpa terpakai, barulah uangnya dipakai semua sampai habis.

Masih mending yang begitu karena ada skill/tertanam kebiasaan akan menabung walaupun punya kebiasaan menghabiskan semua uang tabungannya. Dan biasanya orang yang punya kebiasaan menabung cenderung lebih banyak yang kaya daripada orang yang tidak terbiasa menabung dan cenderung terbiasa berhutang.

Kalau dipakai untuk beli Rumah, Dinar Emas/Logam Mulia, Investasi gak masalah. Apalagi kalau dipakai untuk di jalan Allah dengan hati yang Ikhlash itu tentu lebih Mulia.
Share:

Cara Menambahkan Kurs Dollar Di Blog Yang Update Setiap Hari

Caranya adalah Copy Paste script di bawah ini dan Masukan kedalam Layout/Tata Letak di Menu Dashboard Blogger Anda.

Klik Tambahkan Gadget
Klik kode Html
Lalu Tempelkan script tadi di Kolom ini

Simpan


<div style="text-align: justify;">
<div align="center" id="div_bi">
</div>
<script src="//kursdollar.net/widget/widget.js"></script>
<script>
    v_widget_type='kurs_bi';
    v_width="100%";
    v_height=180;
    kd_net_show(v_widget_type,v_width,v_height,'div_bi');
</script>

Selesai
Share:

Cara Memasukkan Link Download Lagu Di Blog

1. Caranya Masuk dulu ke www.mediafire.com
    seperti gambar dibawah ini, lalu klik SIGN UP.



2. Setelah klik Sign Up, nanti muncul tampilan            seperti ini jika ingin memakai fitur PRO tinggal      klik Go Pro dan jika Anda ingin memakai fitur        Gratis tinggal scroll ke bawah.




Lalu Klik Memulai.



3. Masukkan Nama Depan, Nama Keluarga, Email      dan kata Sandi seperti di bawah ini

Lalu Centang Saya telah membaca dan menyetujui Kebijakan Privasi dan Ketentuan Layanan. Kemudian centang Saya bukan robot dan klik Buat Akun & Lanjutkan.


4. Langkah selanjutnya, Klik ikon Upload di atas          lalu pilih File/Lagu yang ingin kita Upload.


5. Setelah selesai di upload nanti muncul gambar      seperti ini.


Klik gambar copy link untuk mengcopy Link downloadnya.

6. Masuk dulu ke Postingan blogger Anda seperti        contoh di bawah ini


7. Klik menu Link seperti di dalam gambar atas          tadi dan tempelkan link download tadi di form        kotak link to : 



8. Ganti nama link download menjadi Download        Lagu/Sesuai keinginan Anda, Lalu centang Open
    this link in a new window dan klik OK.

9. Klik Publikasikan dan cobalah dulu link
    download tadi untuk memastikan bahwa Link
    download itu berjalan dengan baik.


Seperti Link download Lagu di bawah ini contohnya.

Download Lagu Armada Wanita Paling Bahagia.mp3

Download Lagu Revublik Aku Takut.mp3

Download Lagu Yovie n Nuno - Mengejar Mimpi
Selesai.
Share:

Cara Menampilkan Menu Penghasilan Di Dashboard Blogger

Ada Menu yang tidak di tampilkan secara Default di Dashboard Blogger.

Nama menunya adalah "Menu Penghasilan"

Yang mana menu ini berguna untuk memonetisasi blog kita dengan Google Adsense kita tanpa harus memasukan script iklan Google Adsense.


Lantas Bagaimana Caranya ???

1. Masuk dulu ke Dashboard Blog kalian seperti di bawah ini.



2. Klik menu Setelan





3. Klik Bahasa dan Pemformatan



4. Pilih Bahasa English (United States)



5. Klik Simpan Setelan di atas sebelah kanan



6. Refresh/Tekan F5

7. Klik Menu Penghasilan & daftarkan ke adsense


Selamat Mencoba.
Share:

Jadikan Rezekimu Seperti Raja


Share:

Kesalahan Orang-Orang Setelah Mendapat Penghasilan

Credit by: https://metrosemarang.com
Kali ini saya akan membahasa tentang kesalahan orang-orang setelah ia bekerja dan mendapatkan penghasilan.

1. Bekerja 》mendapat penghasilan 》Terpakai Kebutuhan hidup, Keinginan 》 Habis Uangnya.
Sehingga akhir tahun ia harus berhutang, misalkan untuk belanja baju Lebaran, atau mungkin juga ia berhutang untuk beli barang yang ia tidak sanggup di beli secara cash, bahkan beranggapan kalau ga Credit ga bakalan bisa memilikinya. Dan menabung adalah hal yang sulit untuk dilakukan sekalipun menabung tetap saja terpakai uangnya hingga habis padahal baru sedikit uang tabungannya.

2. Bekerja》mendapat penghasilan》terpakai kebutuhan hidup dengan berhemat, keinginan dikecilin》Masih banyak sisanya/Di tabung.
Sehingga akhir tahun ia bisa belanja baju Lebaran dan bersenang-senang ke tempat wisata dll tanpa berhutang, atau juga ia sanggup membeli barang secara cash. Namun tabungan yang ia keluarkan hanya fokus untuk 2 pengeluaran saja:
1. Pengeluaran habis nilainya : Senang-senang, jalan-jalan dll.
2. Pengeluaran yang berkurang nilainya : Beli Motor, Mobil, Smartphone, Ngerombak Motor jadi motor Ngedrag, ngerombak mesin mobil padahal masih layak dll.
Sehingga seiring waktu yang tersisa hanyalah barang yang berkurang nilainya yaitu ketika di jual kembali harganya menurun bahkan menurun secara drastis.

3. Bekerja》mendapat penghasilan》terpakai kebutuhan hidup dengan berhemat, keinginan dikecilin》Masih banyak sisanya/Di tabung.
Sama seperti kesalahan nomor 2, tanpa hutang bisa beli cash dll.
Namun tak mampu menahan diri dari perbuatan maksiat misalkan: Berzina, Mabuk-mabukan, Narkotika, Judi dll. Sehingga uang yang ia dapatkan dan ia kumpulkan menjadi sia-sia dan menyesal.

4. Bekerja 》berpenghasilan besar 》Terpakai Kebutuhan hidup, Gaya hidup tinggi》 Habis Uangnya/Cepat ada cepat habis.
Untuk soal kebutuhan dan keinginan selalu no 1 namun karena terlalu boros ia harus berhutang dan pengeluaran hanya untuk pengeluaran habis & pengeluaran berkurang nilainya. Dan kebanyakan dipakai untuk pengeluaran habis nilainya yah hampir mirip dengan kesalahan orang nomor 3. Sehingga uang yang ia dapatkan dan ia keluarkan menjadi sia-sia dan menyesal.

Itulah kesalahan-kesalahan orang setelah mendapat penghasilan semoga Anda tidak termasuk didalam golongan orang-orang seperti itu ya.
Semoga artikel ini bermanfaat.

Share:

Cek

copy to clipboard

Anti Copas 2

Anti Copas

Powered by Blogger.

Finance

Teknik Termudah Menabung

Menabung adalah menyimpan harta kekayaan/uang tunai dalam sebuah Rekening/Celengan dsb. Di sini saya akan membagikan teknik atau cara te...

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Followers

Google+ Followers

Total Pageviews

Search This Blog

Blog Archive

Follow by Email

My Blog List

My Blog List

Label Cloud

Islamic (1) Zakat (1)

Translate

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Recent Posts

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.

Labels

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Label Cloud

Islamic (1) Zakat (1)

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.